25 03 2011

JENIS BERAS DI PASAR

Beras termasuk golongan serelia (nama latin: oryza sativa) adalah makanan pokok sebagian besar penduduk dunia termasuk Indonesia. Terdapat berbagai jenis beras, dan setiap negara pengkonsumsi beras memiliki varitas masing2 dari hasil perkembangan yang disesuaikan struktur tanah di masing2 tempat, namun secara umum, beras dapat dibagi menjadi 3, yaitu:

  • Beras panjang (long grain)
  • Medium grain
  • Beras bulat (short grain)

Varitas beras panjang banyak terdapat di Indonesia, tapi yang paling popular di pasar adalah jenis IR64, Ciherang, Ramos, C4, Bengawan, Memberamo (bramu) dan IR42. Jenis beras panjang ini yang mendominasi pasar di Indonesia. Untuk beras medium grain, yang popular adalah Rojolele dan Muncul dan jenis beras bulat (short grain) adalah pandanwangi, sintanur atau mandi (mandi adalah varitas yg beredar di Sulawesi Selatan).  Khusus jenis IR42, adalah beras yang banyak digunakan untuk lontong atau nasi goring karena tekstur nasinya yang pera/tidak lengket.

WANGI (aromatic)– TIDAK WANGI

Kadang kita bingung dengan beras yang ada di pasar, karena ada yang wangi ada juga yang tidak. Dari sisi jenis, memang ada beras yg wangi (aromatic) misal pandanwangi dan mentik wangi, namun banyak juga beredar beras wangi kimia (buatan) yang disemprot bahan pewangi seperti pandan. Wangi beras yang benar adalah pada saat berbentuk beras, wangi nya tidak tercium, namun setelah ditanak/masak akan tercium aroma wangi dan wanginya lebih alami dibanding beras wangi semprot. Hal itu dikarenakan beras jenis aromatic ini melepaskan senyawa aromatic pada saat dimasak. Perlu lebih teliti untuk memilih produk beras seperti ini, selain harganya lebih mahal, beras ini terkenal lebih pulen dan lembut.

BERAS MERAH – HITAM – KETAN

Selain beras putih (whte rice) yang banyak di pasar, juga ada beras lain, seperti:

Beras Merah: warna merahnya disebabkan aleuronnya (lapisan terluar beras) yang mengandung gen untuk memproduksi antosianin yang merupakan sumber warna merah atau ungu. Di pasar, beras merah ini ada 2 bentuk yaitu yang sudah disosoh/poles dan yang belum, sehingga warna merahnya masih pekat. Beras ini kaya vitamin dan banyak digunakan untuk penderita diabetes, dan diet. Beras ini banyak dihasilkan dari Jawa Barat.

Beras Hitam: beras ini tergolong beras langka, karena kandungan aleuron dan endospermia nya tinggi sekali sehingga menghasilkan warna ungu pekat cenderung hitam. Daerah penghasil beras hitam ini ada di Jawa Tengah.

Ketan Putih: Dikenal juga beras ketan, berwarna putih, tidak transparan, seluruh atau hampir seluruh patinya merupakan amilopektin. Ketan yang beredar di pasar adalah ketan lokal, dikenal dengan nama ketan paris atau ketan Solo. Daerah penghasil ketan di Jawa adalah Jawa Barat dan Jawa Tengah, juga sebagian Jawa Timur.

Ketan Hitam: adalah versi ketan dari beras hitam.


Kesimpulan secara umum beras terbagi sbb:

  • Fisik: Panjang, sedang dan bulat.
  • Aroma: Wangi (aromatic) dan Non aromatic yang alami.
  • Warna beras: Putih, merah dan hitam.
  • Tekstur nasi: Lengket, lunak dan keras/pera

SENTRA PADI

Wilayah Jawa, saat ini masih menjadi sentra padi terbesar. Area Jawa Barat adalah daerah yang banyak menghasilkan beras IR64, Ramos, Ciherang, Pandanwangi, Sintanur dan Muncul. Sementara daerah Jawa Tengah, banyak menghasilkan beras C4 (setara dengan Ciherang), Mentikwangi, Bramu dan Rojolele serta Jawa Timur banyak menghasilkan beras Bengawan (setara dengan C4), Mentik dan Pandanwangi. Untuk luar daerah Jawa, juga terdapat jenis lokal seperti Unus, Mandi, Celebes, Kuku Balam dll. Karena hal itu pula, maka barometer harga beras didominasi beras dari Jawa.

ORGANIK & NON ORGANIK

Pengertian sederhana tentang beras organik adalah beras yang dihasilkan dari bibit, tanah, pestisida nabati/organik dan air (lingkungan) yang bebas residu/bahan kimia. Beras yang sudah disebut full organic, masih tergolong sedikit di pasar saat ini. Selain itu, juga beredar beras yang sudah mengurangi residu kimianya dimana sebagian pasar menyebut semi organic dan yang lain menyebutnya dengan beras sehat. Saat ini beras non organic yang lebih banyak beredar di pasar.

PERBEDAAN PREMIUM – MEDIUM – RASKIN

Kualitas beras menurut konsumen (secara umum) di pasar terbagi 3, yaitu

Premium: beras yang fisiknya bersih, tidak ada batu (foreign material), mengkilat (ster), sedikit broken, tidak ada menir dengan warna putih dengan kadar air maks.14%. Market menyebut beras premium ini dengan beras poles. Dari sisi harga, tentu beras ini lebih mahal.

Medium: secara fisik, beras ini kurang bersih (sedikit kusam, ada sedikit kerikil), kadang kurang kering, tidak poles dengan broken yang lebih banyak dan terdapat campuran menirnya. Beras medium ini lebih murah disbanding beras poles/premium.

Raskin: adalah beras dengan kualitas dibawah medium dan didistribusikan oleh Bulog untuk masyarakat yang memerlukan.

IDENTITAS & MERK BERAS

Pada kenyataannya, memang banyak sekali merk beras yang beredar di pasar. Ada beras yang memang dicampur untuk mendapatkan kualitas dan rasa tertentu, misal: rasa pulen sedang. Hal ini sebenarnya adalah upaya untuk meraih segmen pemakai beras yang tidak terlalu pulen tapi juga tidak terlalu pera. Namun ada juga pemakai (konsumen) yang menyukai beras murni misal 100% C4. Ada juga pencampuran beras antara yang wanig dan non wangi dengan tujuan memberi aroma sedikit wangi yang alami. Semua ini adalah upaya untuk memuaskan kebutuhan konsumen tertentu.

Selain itu, dikenal juga beras yang beridentitas asal daerah nya. Misal Beras Solo, Beras Cianjur, Beras Solok. Dari sisi jenis, beras ini tergolong beras panjang (long grain), namun yang membedakan adalah struktur tanahnya di masing-masing daerah yang menghasilkan perbedaan rasa bahkan fisik. Beras Solo dan Cianjur dikenal market sebagai beras yang pulen (atau punel dalam bahasa Jawa Timur) dan secara fisik beras Solo sedikit lebih kecil dibanding beras Cianjur.

PENGOLAHAN MODERN

Beras Premium tidak hanya dilihat dari fisiknya. Karena secara produksi, beras ini dijaga kualitasnya sejak pemilihan gabah dengan standar yang lebih tinggi (bentuk, kadar air, warna gabah, dll). Kemudian diproses melalui mesin modern yang memungkinkan beras tetap terjaga higienisnya. Salah satu keunggulan mesin modern itu terlihat pada hasil beras yang licin nya terbentuk alami dari teknologi di mesin tersebut yang menggunakan embun air (water fog) dan metal polisher.

BERAS DI TOKO BAGUS (JENIS)

Toko Beras bagus menyediakan berbagai jenis beras dari berbagai merk, seperti:

  • Ramos Super / Ciherang / C4 / Bengawan
  • Pandanwangi
  • Rojolele
  • Beras Merah
  • Ketan

Toko Bagus bekerjasama dengan beberapa pabrikan beras modern dan kelompok tani secara langsung dalam menyediakan beras bermutu dan higienis dari berbagai merk. Konsultasikan segera kebutuhan beras Anda dengan kami dan dapatkan keuntungan2 yang pasti dari Toko Beras Bagus.

Semua keputusan tentunya ada di konsumen. Karena itu, kami senantiasa akan membantu dalam memilih produk yang dapat memenuhi kebutuhan dan memuaskan Anda.

 


Actions

Information

5 responses

2 04 2011
PONCOL

BERASNYA PAKAI KUTU APA NGAK,

3 04 2011
tokoberasbagus

Pada intinya, semua beras yg tidak menggunakan bahan kimia, berpotensi didatangi kutu. Semua produk disini kami garansi. Apabila Bpk/Ibu reseller yg menjual produk kami, dan bila terjadi hal spt itu, segera kembalikan dan kami ganti dgn yg baru, berapapun jumlahnya. Begitu jg jk Bpk/Ibu konsumen (pemakai), kami beri garansi diganti utuh, tentunya dengan batas2 yg wajar ya pak….trm ksh.

25 05 2011
muhamma asyhar idrus

jenis beras yang beredar di pasar khususnya sulawesi selatan

21 09 2012
rochimi85

Pak, posisi tokonya dimana pak?Jakarta atau luar Jakarta?Thanks

1 10 2012
tokoberasbagus

tks pak, posisi gudang kami ada di jakarta, jl panglima polim, tks

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s